15-12-11 Hari ini kami mengunjungi Universitas lain yaitu Macquarie university. Tidak seperti UTS yang berada di tengah kota, Macquarie berlokasi jauh dari keramaian Sydney. With 40minutes travel by train, we’re finally get into Macquarie, and it’s awesome. The view is beautiful, there’s a lake in it, it’s huge and i can imagine that students can read their book anywhere in this University. Pemandangan hijau dimana-mana membuat kami tidak suntuk berjalan-jalan di sekitar Universitas tersebut. gw gak percaya universitas ini masih tergolong baru.
The most amazing thing from this Uni is, the Library. There’s 2 library in Macquarie the first old one, and the second which gigantic, enormous, and uses High Technoology. Jadi menurut informasi yang diberikan librarian dalam perpustakaan,
Perpustakaan raksasa tersebut menyimpan lebih dari 3juta buku. Beberapa buku tentu saja ditata di rak layaknya perpustakaan biasa, seperti buku-buku populer dan sering dipakai siswa, dengan mudah dapat diakses. Tapi kebanyakan buku disimpan dalam sebuah ruangan setinggi 3lantai dengan rak compartment tertutup dan dijaga kelembabannya agar buku-buku tersebut tidak mudah rusak walaupun sudah tua. Dan yang lebih awesome lagi, untuk mengambil rak di ruangan tersebut dapat menggunakan robot pengambil. cukup dengan mengetik kode buku yang kita inginkan, buku tersebut akan diantarkan oleh mesin tersebut.
Selanjutnya kami kembali ke tengah kota mengunjungi JMC Academy. Sebuah akademi yang sangat berbeda dari kampus-kampus lain. Hal tersebut karena di akademi ini mempelajari bidang industri kreatif seperti, musik, film equipment, Animasi, dan games. Pertama kali kami melihat Akademi tersebut, mungkin yang pertama kali terbayangkan adalah, ini adalah tempat les bukan universitas, karena gedungnya yang kecil sebesar gedung LIA Pemuda. Tapi ternyata Akademi ini bersertifikat dan lulusan akademi tersebut akan mendapatkan gelar resmi seperti Uni lain yaitu Diploma, dan Bachelor of Art. Well i think this kind of school of rock, because when we first enter JMC building. we can hear students playing rock music with their electric guitar, it’s a fun school i guess.
Kami diajak untuk tour ke dalam kampus JMC dan diajak untuk mengikuti kelas sound engineer. Seorang dosen menjelaskan tentang cara menggunakan alat pembuat suara(i don’t know what it call) yang biasa ada di studio-studio musik and they said it’s easy to operate it, look complex for me. we check out the film class, and finally midi class. Midi Class is so cool, dosennya bisa membuat musik dari suara piano yang gw buat dengan ngasal, dan jadi musik yang keren. But i still think we don’t need to take a school for that. It’s fun to see different kind of school.
a tour keliling campus insearch, and it’s awesome. hampir di semua tingkat kampus mempunyai Mac lab. You know what is that mean? kalo di labschool kita punya Lab Kom, disini mereka punya Mac Lab… Yup it’s Apple Macbook Labs. Kelas mereka begitu hi-tech, untuk kelas design mereka mempunyai proyektor 3D, maksudnya dengan menaruh sebuah benda dibawah lampu proyektor, kita dapat melihat bentuk dan tekstur benda tersebut dalam segala arah. Dan Student Lounge nya Pewe aja!(gw sih mau tinggal disitu).
kami langsung menuju penginapan kami. Kami menginap di YHA Accomodation di Railway St Central. It’s kind of backpacker hotel, dengan kamar yang sempit, tempat tidur bertingkat, and we have sharing bathroom, and we don’t have elevator so it’s quite struggling to lift our baggage from the stairs because we stayed at 2nd floor. Altough it is small hotel, it’s quite cool for me. We’ve got a billiard and foosball table on the lobby also.



